Untuk kontrol melalui komunikasi serial (RS-485 Modbus), parameter PA508 dan PA509 digunakan untuk mengelabui atau memaksa status sinyal internal agar selalu aktif (selalu bernilai 1 / ON) tanpa perlu kabel fisik sama sekali. [1, 2]
Pada manual driver servo Dorna Anda, struktur data parameternya berbentuk bilangan heksadesimal 4 digit yaitu
b.X Y Z W (di mana masing-masing huruf mewakili posisi digit port input): [3, 4] 1. Fungsi Utama Parameter
- PA508: Mengatur polaritas logika port DI1, DI2, DI3, dan DI4.
- PA509: Mengatur polaritas logika port DI5, DI6, DI7, dan DI8. [5]
2. Nilai Parameter untuk Mode RS (Tanpa Kabel Fisik)
Secara bawaan pabrik (default), nilainya adalah
b.0000 (artinya semua sinyal tidak aktif jika kabel tidak diberi tegangan). [3] Agar sinyal seperti POT (Limit Maju) dan NOT (Limit Mundur) tidak memicu alarm error (karena kabelnya kosong tidak terpasang), Anda harus mengubah digitnya menjadi
1 (Level H Efektif / Always ON). [3, 6] Berikut konfigurasi parameter yang direkomendasikan untuk mode komunikasi RS:
- Ubah PA508 menjadi:
b.1100- Digit W (DI1 / S-ON):
0→ Biarkan tetap0agar motor tidak langsung berputar kencang saat driver baru dinyalakan. Perintah Servo ON nantinya murni dikirim via register Modbus. - Digit Z (DI2 / C-MOD):
0→ Sinyal default mati. - Digit Y (DI3 / POT):
1→ Dipaksa Selalu Aktif / Aman lewat software, sehingga driver tidak mengunci arah maju akibat kabel kosong. - Digit X (DI4 / NOT):
1→ Dipaksa Selalu Aktif / Aman lewat software, sehingga driver tidak mengunci arah mundur akibat kabel kosong. [1, 6, 7]
- Digit W (DI1 / S-ON):
- Ubah PA509 menjadi:
b.0000(Biarkan bawaan pabrik jika port DI5 sampai DI8 tidak memicu alarm interlok keamanan). [3]
Langkah Selanjutnya setelah Mengatur PA508
Setelah parameter input fisik ini diamankan, Anda tinggal mengontrol penuh motor lewat Register Alamat Modbus. [8]
Apakah Anda sudah memiliki Daftar Alamat Register Modbus (Modbus Address Map) resmi dari driver Dorna ini untuk menuliskan perintah jalan/kecepatan?